Pamekasan, Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, Pangkalan TNI AL Batuporon bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FPRB) Pamekasan, dan Kelompok Tani Hutan (KTH) Sabuk Hijau melakukan pembibitan 1000 mangrove, Minggu 23/02/2025. Sementara yang lain sibuk menanam, kami menyiapkan mulai dari bibitnya hingga nanti siap tanam, karena bibit mangrove lumayan susah untuk mendapatkannya. Demikian disampaikan Letda (P) Anang Satria, Danpos TNI AL Pamekasan saat melakukan pembibitan di Pantai Lembung Galis Pamekasan. "Mangrove merupakan penyerap karbon terbaik dan penghasil oksigen, jadi penting untuk mengurangi efek perubahan iklim. Oleh sebab itu kami memulai dengan melakukan pembibitan sehingga nanti kami sudah punya bibit yang siap tanam," jelas Anang. Sementara Budi Cahyono Sekjen FPRB Pamekasan mengatakan, bahwa kolaborasi dengan banyak pihak dalam rangka mitigasi bencana selalu dilakukan. "Karena b...
PAMEKASAN, FRPB-Jumat, 23 April 2021 - Kepedulian Relawan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) dan mitra relawannya seperti Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) serta Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kabupaten Pamekasan masuk dalam peta relawan penanggulangan bencana gempa bumi di Jawa Timur.
Desk Relawan penanggulangan gempa Jawa Timur di buat oleh BNPB untuk memudahkan dan mengarahkan relawan dilokasi bencana. Selain itu untuk mengetahui potensi yg dimiliki oleh berbagai organisasi relawan dan pemerataan potensi dan pemerataan persebaran personel.
Organisasi relawan dari bumi gerbang salam yang selaku eksis dan menjadi tim yang terus bergerak membantu dalam Penanggulangan bencana di jawa Timur mendapatkan apresiasi dari BPBD Jatim dan FPRB Jatim
Menurut Budi Cahyono ketua FPRB kabupaten Pamekasan, masuknya kepedulian FPRB dan mitra relawan dari bumi gerbang salam merupakan suatu kebanggaan para relawan bisa ikut membantu dalam Penanggulangan bencana khususnya di Jawa Timur.
"Pada setiap fase Penanggulangan bencana para relawan Pamekasan kerap eksis dan terus menjadi tim yang terus bergerak untuk membantu para korban bencana," tutur pria berkumis tebal tersebut.
Budi menambahkan, pihak dalam setiap bencana mencoba memberikan bantuan baik berupa sembako, maupun menerjunkan tenaga relawan.
"Bantuan gempa ke malang kita kirim sembako dan kedepan kita rencanakan membuat sekolah darurat," ungkapnya.
Tidak ketinggalan ke Lumajang kita juga mengirimkan bantuan sembako, tambahan gizi, gula, kopi, garam dan pembalut kepada para korban bencana.
"Semoga kepedulian para relawan gerbang salam bisa bermanfaat bagi korban bencana alam," doa Budi saat ditemui di kantirnya PusdalOps Bpbd Pamekasan. (Dayat)
Komentar
Posting Komentar