Pamekasan, Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, Pangkalan TNI AL Batuporon bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FPRB) Pamekasan, dan Kelompok Tani Hutan (KTH) Sabuk Hijau melakukan pembibitan 1000 mangrove, Minggu 23/02/2025. Sementara yang lain sibuk menanam, kami menyiapkan mulai dari bibitnya hingga nanti siap tanam, karena bibit mangrove lumayan susah untuk mendapatkannya. Demikian disampaikan Letda (P) Anang Satria, Danpos TNI AL Pamekasan saat melakukan pembibitan di Pantai Lembung Galis Pamekasan. "Mangrove merupakan penyerap karbon terbaik dan penghasil oksigen, jadi penting untuk mengurangi efek perubahan iklim. Oleh sebab itu kami memulai dengan melakukan pembibitan sehingga nanti kami sudah punya bibit yang siap tanam," jelas Anang. Sementara Budi Cahyono Sekjen FPRB Pamekasan mengatakan, bahwa kolaborasi dengan banyak pihak dalam rangka mitigasi bencana selalu dilakukan. "Karena b...
Oleh karena itu di momen HUT ke 77 inilah rumah zakat ingin memberikan yang terbaik untuk mereka para pejuang veteran dan janda veteran yang masih hidup, dengan
Berkolaborasi bersama Puskesmas Bulangan Haji Pegantenan Pamekasan adakan kegiatan peduli veteran dan janda veteran berupa pemeriksaan, penyuluhan kesehatan dan santunan sembako.
Dihadiri 1 orang veteran dan 11 janda veteran, sementara yang juga ikut hadir dari unsur pemerintahan adalah, pihak kecamatan, Babinsa, Babinkamtibmas.
Muslih selaku koordinator wilayah relawan rumah zakat Jatim mengatakan
"Kegiatan ini merupakan salah satu cara dari sekian banyak cara yang dilakukan untuk menghargai jasa para pahlawan adalah dengan memberikan santunan kepada mereka yang masih hidup dan keluarga ditinggal" ungkapnya.
Sementara itu Ibu Herlin Herawati, selaku Kapus Bulangan Haji Mengatakan "kita buktikan penghargaan kepada para pejuang yaitu dengan pelayanan" katanya.
Salah satu veteran yang masih hidup sampai sekarang adalah Pak Bellek/Pak Ali Baihaki. Lahir tahun 1940. Yang beralamatkan di Dsn. Pogag Bulangan Haji Pegantenan Pamekasan.
Veteran.
Keikut sertaan beliau pada peperangan melawan penjajah justru dimulai ketika umurnya masih belasan tahun, ketika Pada bulan Februari 1950 terjadi demonstrasi bubarnya negara Madura sehingga atas tuntutan rakyat pada tanggal 19 Maret 1950 Madura ditetapkan sebagai Residensi dari RI.
Pak Bellek sangat berterima kasih kepada rumah zakat dan Puskesmas Bulangan Haji atas kebaikannya dengan memberikan santunan kepadanya.
"Saya sangat berterima kasih, masih ada yang peduli kepada para veteran " ungkapnya.
Kegiatan ini kemudian ditutup dengan acara pemberian santunan berupa beras dan sembako dari rumah zakat.
Komentar
Posting Komentar