Pamekasan, Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, Pangkalan TNI AL Batuporon bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FPRB) Pamekasan, dan Kelompok Tani Hutan (KTH) Sabuk Hijau melakukan pembibitan 1000 mangrove, Minggu 23/02/2025. Sementara yang lain sibuk menanam, kami menyiapkan mulai dari bibitnya hingga nanti siap tanam, karena bibit mangrove lumayan susah untuk mendapatkannya. Demikian disampaikan Letda (P) Anang Satria, Danpos TNI AL Pamekasan saat melakukan pembibitan di Pantai Lembung Galis Pamekasan. "Mangrove merupakan penyerap karbon terbaik dan penghasil oksigen, jadi penting untuk mengurangi efek perubahan iklim. Oleh sebab itu kami memulai dengan melakukan pembibitan sehingga nanti kami sudah punya bibit yang siap tanam," jelas Anang. Sementara Budi Cahyono Sekjen FPRB Pamekasan mengatakan, bahwa kolaborasi dengan banyak pihak dalam rangka mitigasi bencana selalu dilakukan. "Karena b...
Sebagai upaya ikut serta mengurangi efek perubahan iklim yang melanda dunia, Ikatan Guru Indonesia (IGI) dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FRPB) Pamekasan melakukan pembibitan mangrove.
Saat pembibitan Mangrove bersama IGI dan Komponen lainnya di Lembung, Galis Pamekasan
Kegiatan tersebut dilaksanakan di ekowisata mangrove desa Lembung Kecamatan Galis Pamekasan, Minggu (15/12/2024).
Ketua IGI Pamekasan Ali Mahbub menyampaikan, bahwa kegiatan pembibitan mangrove ini sangat bagus.
"Ini sebagai salah satu upaya agar kita semua ikut serta dalam upaya mengurangi efek perubahan iklim yang terjadi," ucapnya.
Ali melanjutkan, anggota IGI Pamekasan berpartisipasi dengan membawa peserta didiknya masing-masing.
"Ini merupakan pembelajaran langsung di alam, anak-anak memiliki pengalaman yang berharga yang belum pernah dilakukan. Yang terpenting adalah anak-anak memiliki kepedulian terhadap lingkungan, ikut merawat lingkungan,' paparnya.
Sementara, Koordinator FRPB Pamekasan Budi Cahyono mengatakan bahwa kegiatan yang diinisiasi FRPB ini baru pertama kali dilakukan secara massal.
"IGI dengan peserta didiknya sangat membantu pelaksanaan pembibitan mangrove ini. Hari ini bisa membuat bibit 2000 buah," katanya.
Budi berharap kedepan kegiatan tersebut bisa dilanjutkan untuk mitigasi bencana.
"Kita terus melakukan pembibitan dan penanaman pohon sebagai penyerap karbon dan penghasil oksigen. Upaya mengurangi risiko bencana harus selalu dilakukan. Semoga IGI Pamekasan bisa terus berkolaborasi untuk membelanjakan peserta didik yang peduli lingkungan," tandasnya.
Kegiatan ini diikuti oleh siswa dari berbagai sekolah, komunitas pencinta alam, CDK Kehutanan Sumenep, DLH Pamekasan, Sabuk Hijau Lembung, Polsek, Koramil, BKSDA Madura, dan peserta lain yang semua peduli lingkungan.
Komentar
Posting Komentar